Sabtu, 01 Mei 2010

Meski Pakai Kondom, Miss V Harus Cukup Basah

KALAU ingin mencegah kehamilan, mengapa banyak pasangan menolak menggunakan kondom? Menurut persepsi mereka, kondom mengurangi sensasi, berbau, dan tidak menyenangkan selama ajang pergumulan.

Kondom memang menjauhkan sensasi yang bisa kita rasakan jika tanpanya, tapi kondom tidak selamanya menyusahkan. Ada banyak kondom terobosan baru yang berusaha mematahkan persepsi tersebut.

Rahasia untuk menjadikan kondom bisa menjadi bagian dari erotisme adalah Anda “kenal dan berteman” dengannya. Layaknya memasak, menggunakan kondom hanya butuh sedikit pengetahuan, terutama tentang jenis dan bahan yang digunakan. Demikian seperti okezone lansir dari Health24.

Tes mengenali kondom

Sebelum menggunakannya, kenali kondom yang Anda pilih dengan tes kulit (skin test) untuk bisa merasakan tekstur dan keelastisannya. Kemudian, jilati, ciumi, dan tiup seperti balon untuk tahu bahwa kondom tersebut berkualitas baik.

Cukup lubrikan

Kesalahan terbesar para pengguna kondom adalah tidak punya cukup lubrikan saat kondom dipasang. Bahkan jika merek kondom yang Anda gunakan mengandung lubrikan, isinya sedikit dan tak akan cukup hingga Anda menyelesaikan sesi bercinta.

Jika lubrikan tak cukup, Anda dan pasangan akan kesulitan mendapati sensasi kenikmatan. Bahkan pergumulan akan terasa menyakitkan. Jika perlu, tambahkan lubrikan tambahan yang Anda sukai.
 
sumbernya 
read more...

Lingerie Tepat Lecutkan Gairah Seks Pria


PRIA enggan bercinta? Anda pasti akan kesal jika libido tengah tinggi-tingginya, tapi pasangan tak berhasrat untuk bercinta. Tentu saja, Anda harus segera mencari solusi agar gairah seksnya kembali menyala.

Para wanita tentu saja harus mempunyai banyak cara untuk membuat pasangannya merasa nyaman. Tidak perlu melakukan cara-cara sulit, karena dengan mengenakan lingerie yang pas dengan proporsi tubuh, hasrat bercintanya akan mudah terpancing.

Semua orang setuju, lingerie dapat membuat wanita tampil lebih seksi. Namun, jika salah memilih lingerie, tentu akan membuat penampilan terlihat buruk. Seperti dilansir Sheknows, terdapat beragam jenis lingerie yang bisa Anda kenakan ketika ajang bercinta tiba. Apa saja? Berikut ulasannya dari pakar lingerie, Susan Nethero.

Date night bra

Bra model ini bisa membuat Anda merasa cantik ketika mengenakannya. Pilih warna menarik selain nude. Warna merah atau hitam bisa membuat pemakainya terlihat lebih seksi. Dengan warna hitam atau merah menggoda, Anda bisa bebas mengenakannya di malam hari, juga siang hari.

Warna menggoda bisa dipercaya ampuh dapat memancing libido pria. Tapi sebelumnya, Anda harus memastikan pakaian dalam itu nyaman saat dikenakan. Dengan lingerie seksi, Anda dapat memancarkan aura cantik.

Demi cup bra

Jika Anda memakai busana dengan garis leher rendah, demi cup bra ialah model bra yang pas untuk melengkapi penampilan. Bra jenis ini akan lebih pas dikenakan saat Anda memakai kaos dengan potongan leher V rendah di area dada untuk mengencangkan payudara.

Apabila Anda tipikal wanita iseng, Anda juga bisa membuat penasaran pasangan dengan menyelipkan underwear berwarna menggoda, seperti merah dan hitam dalam tas kerjanya. Si dia pasti terkejut saat membuka isi tas. Ujung-ujungnya, konsentrasi kerjanya berkurang dan tak tahan ingin segera pulang.

Sesampai di rumah, Anda bisa mengganti baju dengan kaos potongan V rendah, dan memintanya untuk menunggu. Jika Anda membuatnya menunggu, maka dia akan selalu menebak-nebak apa yang Anda inginkan sebenarnya. Nah, tiba saatnya Anda melecutkan gairah si dia dengan merajuk untuk bercinta.
(ftr)


sumbernya 
read more...

Tips Memilih Obat Batuk

TIDAK hanya pada orang dewasa, batuk pada anak juga sering kali menyebabkan seisi rumah panik. Orangtua pasti langsung berusaha mencari obat untuk menyembuhkan batuk si buah hati.

Sesungguhnya batuk bukanlah suatu penyakit, tetapi mekanisme perlindungan tubuh, khususnya saluran pernapasan untuk membersihkan jalan napas dari benda asing yang masuk. Berikut beberapa tip memilih obat batuk:

* Pilih obat batuk yang komponennya spesifik. Saat ini banyak obat batuk yang mengandung ekspektoran untuk memecah lendir tapi sekaligus untuk menekan batuknya. Obat batuk akan efektif jika kegunaannya spesifik.

* Pilih obat batuk yang memiliki efek samping sekecil mungkin. Ini penting untuk mengurangi risiko efek samping yang tidak diinginkan untuk pemakaian jangka panjang.

* Jika menginginkan untuk pemakaian jangka panjang, kemasan obat batuk yang besar bisa menjadi pilihan. Yang harus diperhatikan adalah dosisnya harus tepat, khususnya untuk anak-anak.

* Perhatikan tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada kemasan obat batuk. Tanggal tersebut menunjukkan sampai kapan obat batuk efektif dikonsumsi untuk meredakan.

* Pilih obat batuk yang memiliki nomor registrasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sebab itu menunjukkan bahwa obat batuk tersebut telah disetujui oleh Kemenkes untuk beredar di pasaran.
 
sumbernya 
read more...

Modem 21 Mbps Indosat Dibanderol Rp1 juta

JAKARTA - Usai meluncurkan teknologi jaringan DC-HSPA+ 42 Mbps, Indosat tak langsung meluncurkan perangkat yang mendukung jaringan tersebut. Indosat saat ini baru akan menyediakan paket bundling modem dengan kecepatan downlink 21 Mbps.

Rencananya, modem ZTE yang dibundling dengan layanan akses internet 21 Mbps tersebut akan tersedia pada awal Mei ini.

"Harga bundlingnya sekira Rp1 juta tapi kalau untuk bulanannya saya belum pastikan. Itu baru paket bundling dongle saja, sedangkan untuk modem 21 Mbps itu nanti tanggal 5 Mei sudah tersedia," ujar Group Head VAS and Brand Marketing Indosat, Teguh Prasetya  sela acara media roundtable peluncuran Open Market Handsett (OMH) di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Selasa (27/4/2010).

Dikatakan Teguh, untuk perangkat modem yang mendukung konektivitas 42 Mbps akan hadir pada kuartal kedua tahun ini.

Seperti diketahui, Indosat Senin kemarin meluncurkan layanan internet HSPA+ berkecepatan downlink 42 Mbps yang diklaim pertama di Asia. Sementara kecepatan Up Link mencapai kecepatan 11 Mbps.

Akses internet Hi-Speed DC-HSPA + 42 Mbps ini pertama kali di dunia di adopsi oleh operator telekomunikasi Telstra di Australia.

Sementara ini internet berkecepatan tinggi itu baru tersedia di Jakarta in Center City, Kantor Pusat  Indosat, Monas, Thamrin, JHCC, Menteng, Gambir, Petamburan, Cikini, Cideng, Tanah Abang, Roxy, Tomang, dan Kwitang. Saat ini lebih dari 62 node b melayani HSPA+ ini.

Pelanggan 3G telah mencapai sekira 1,5 juta pelanggan dengan coverage mencapai 28 kota. Tahun 2010 mendatang kami menargetkan 2,5 juta pelanggan 3G hingga akhir 2010. 
 
sumbernya 
read more...

Nokia Siemens Siapkan Perangkat LTE 800 Mhz

JAKARTA - Untuk mengantisipasi peralihan dari TV analog ke digital, Nokia Siemens memutuskan untuk memulai produksi peralatan LTE untuk spektrum 800 Mhz.

Pita frekuensi 800 MHz sangat menarik untuk penggelaran layanan LTE di daerah pedesaan karena jangkauannya yang lebih luas, sehingga para operator dapat memenuhi target akses broadband bergerak mereka dengan biaya yang efisien. Salah satu negara yang akan memulai pelelangan spektrum digital adalah Jerman. Oleh karena itu, Nokia Siemens Networks telah mulai memproduksi modul frekuensi radio Flexi Multiradio Base Station untuk 800 MHz yang telah siap untuk LTE.

"Ketika berbagai negara beralih dari TV analog ke digital, mereka membebaskan spektrum yang dapat digunakan untuk jaringan bergerak," ujar Head of LTE Product Management Nokia Siemens Networks Thorsten Robrecht dalam keterangan resminya, Selasa (27/4/2010).

Menurut Robrecht, sebagian negara besar di Eropa, dan beberapa negara di Timur Tengah, Afrika dan Asia, tengah mengevaluasi pita frekuensi ini untuk penggelaran LTE.

"Menyadari peluang yang ditawarkan dividen digital ini bagi para operator, kami senantiasa mengikuti perkembangan dan kini telah mulai memproduksi BTS yang beroperasi di pita frekuensi 800 MHz, dengan penggelaran komersial ditargetkan mulai pada semester kedua 2010," ujar Robrecht.
 
Jangkauan pita 800 MHz yang lebih jauh memungkinkan para operator untuk mencakup satu daerah tertentu dengan situs menara yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan frekuensi-frekuensi yang lebih tinggi. Para operator yang menggelar LTE pada frekuensi 800 MHz dapat dengan mudah mencapai cakupan yang sama dengan jaringan GSM (900 MHz) dengan menggunakan BTS yang sudah ada, sehingga mereka dapat mengambil langkah besar menuju visi penyediaan broadband universal.

Melihat potensinya untuk mencakup kawasan pedesaan dengan biaya yang efisien, serta penetrasi dalam ruangan yang lebih baik di kawasan perkotaan, para pemangku kepentingan industri dan regulator pada ajang World Radio Conference 2007 setuju untuk menetapkan pita frekuensi 800 MHz untuk komunikasi broadband bergerak. Jerman saat ini tengah melelang spektrum yang tersedia untuk operator, dan negara-negara lain diperkirakan akan segera mengikuti.
    
Nokia Siemens Networks telah berhasil menguji teknologi LTE untuk 800 MHz tahun lalu di R&D center miliknya di kota Ulm, Jerman, dan Oulu, Finlandia, dengan menggunakan Multiradio Flexi Base Station.
 
Multiradio Flexi Base Station adalah BTS LTE paling ringkas dan paling hemat energi yang ada di pasar. Pengiriman dimulai pada bulan September 2008 dan saat ini digunakan oleh mayoritas pelanggan WCDMA Nokia Siemens Networks. Desainnya yang unik terdiri dari

Sebuah modul sistem umum (yang bekerja di semua gelombang frekuensi) dan sebuah modul frekuensi radio (RF) untuk frekuensi tertentu yang digunakan dalam jaringan. Modul RF untuk versi 800 MHz kini sedang dalam tahap produksi. Flexi Multiradio Base Station mendukung GSM/EDGE, WCDMA/HSPA dan LTE. Desain modular ringkas dan tahan cuaca mendukung integrasi yang cepat ke situs BTS yang sudah ada. 
 
sumbernya 
read more...

Menuju Lokalisasi Industri PC Indonesia


Bangga akan produk Indonesia. Itulah yang ingin ditularkan oleh Timothy Siddik, pendiri komputer merek Zyrex. Cuma, “apakah mungkin melokalisasi industri TI (teknologi informasi) di Indonesia? ,“ tanya Samuel Lawrence (CEO, Axioo) saat mulai angkat bicara dalam acara 2010 Apkomindo Summit di Jakarta (19/4/2010). “TI tidak ada local content, cuma tempel merek doang. Itu anggapan beberapa tahun yang lalu,” katanya lagi.
Mari kita lihat dulu fakta di lapangan yang dipaparkan oleh Suhanda Wijaya (Ketua Umum, Apkomindo) dalam acara jumpa pers di pagi hari acara tersebut. Di tanah air tercinta ini, tahun lalu penjualan PC mencatatkan angka 2,8 juta unit, meningkat dibandingkan tahun 2008 yang berjumlah 2,2 juta unit.
Tahun ini, jumlah PC terjual diperkirakan akan mencapai angka 3,6 juta unit. “Kuartal pertama tahun 2010, sudah terjual 800 ribu unit PC (termasuk desktop). Dibandingkan tahun 2009 peningkatannya sangat tinggi. Karena di tahun 2008 akhir ada krisis,” begitu kata Suhanda yang mengutipkan data internal Apkomindo.
“Pertumbuhan tahun ini 35%,” tambah Merry Harun (Wakil Ketua Umum, Humas, Media, Promosi & Komunikasi, Apkomindo). “Tingkat kandungan dalam negeri berkisar 20 sampai 30 persen. Sebelumnya kurang dari 10%,” kata Suhanda.
 
Indonesia Tumbuh Melampui Dunia
Angka pertumbuhan pasar di Indonesia, kata Suhanda menggarisbawahi, tahun ini memang melampui prediksi pasar PC dunia yang dikeluarkan oleh lembaga survei internasional IDC (15%) maupun Gartner (7%). “Indonesia merupakan negara Asia Pasifik dengan pertumbuhan tertinggi, sehingga menjadi target dari perusahaan-perusahaan multinasional,” jelasnya.
Jason B.T. Lim (President Director, Acer Indonesia) pun sepakat dengan besarnya pasar Indonesia. “Indonesia punya banyak potensi pasar. Permintaaan pasar sudah kembali ke angka dua digit. Pasar-pasar baru (emerging), yakni Indonesia, India dan Cina, akan memimpin pertumbuhan,” prediksi Jason.
 
Sudah Perlu Lokalisasi
“Pasar Indonesia tumbuh cepat, tapi apa manfaatnya? Kebanyakan di sini adalah distributor. Padahal pasar TI Indonesia mencapai di atas US$ 11 miliar dalam empat tahun mendatang. Pasar kita sudah cukup besar untuk lakukan lokalisasi,” tantang Lawrence. Total industri lokal di Indonesia, menurut petinggi komputer merek lokal Axioo itu, bernilai US$ 1,5 miliar.
Syarat utama untuk berkembang menjadi negara kuat di TI, jelas Samuel, antara lain adalah adanya pasar lokal yang kuat dan dukungan dari pemerintah. Pasar lokal yang kuat itu, kata Samuel, sudah ada. Lihat saja jumlah penduduk kita. Pengakuan dari dunia pun sudah digenggam. Sebab menurut Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar yang juga hadir di acara, Indonesia adalah negara G20 dengan tingkat pertumbuhan ekonomi di peringkat 16.
Apa sih pentingnya melokalisasi? Dalam acara terpisah, Tom Burns (Global Director, Content & Services, World Ahead Program Team, Intel Semiconductor Ltd.) menceritakan bagaimana ICT (information & communication technology) sukses memicu percepatan produktivitas di AS yang warganya dulu merupakan petani. “Akibatnya, GDP AS US$ 1,9 triliun lebih besar. Kapitalisasi ICT berdampak 7x dalam produktivitas dibandingkan kapital nonICT di negara yang tingkat penggunaan TI-nya lebih rendah.”
Selain bisa meningkatkan produktivitas, lokalisasi berarti menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas bagi rakyat. “Kombinasi pasar yang besar dan kebijakan (pemerintah) yang tepat adalah kunci kesuksesan,” kata Mahendra.

 Perlu Dukungan Pemerintah
Suhanda menyebutkan tantangan yang dihadapi, termasuk untuk lokalisasi. “Affordability, alias daya beli masyarakat. “ kata Suhanda tentang kendala pertumbuhan pasar. “Penetrasi akan meningkat jika ada affordability,” jelasnya.
Ia lalu menghimbau pemerintah untuk memberikan dukungan dengan regulasi yang efektif dan kondusif. “Dukungan pemerintah sangat diharapkan agar seluruh transaksi hanya menggunakan mata uang Rupiah, bukan mata uang asing sehingga tingkat pertumbuhan pembelian tidak terganggu oleh fluktuasi mata uang asing,” kata Suhanda. Ia juga berharap pemerintah memberikan dukungan melalui program SNI dan program label bahasa Indonesia yang konsisten.
 
Peluang Besar
Selain daya beli masyarakat, Mahendra menekankan perlunya konektivitas akses Internet, termasuk Wi-Fi yang gratis di jalan-jalan protokol yang bisa diakses oleh anak-anak sekolah atau mahasiswa. “Konektivitas juga penting untuk (mendukung) penetrasi. Perlu terus sinergi dengan stakeholder dan peran daerah,” kata Mahendra.
Maklum penggunaan dan populasi PC dan Internet di Indonesia baru mencapai 4%, sangat rendah jika dibandingkan jumlah penduduk negara kita yang 230 juta. Juga tertinggal jauh dibandingkan negara-negara tertangga.
Anindya N. Bakrie (Waketum Tetap Telematika KADIN Indonesia) mengamini terbatasnya penetrasi Internet di tanah air. “Di Indonesia kurang dari 10%. Australia 70%, Malaysia dan Cina di bawah 50%, “ kata kakak kandung dari Adrie Bakrie yang menikahi artis Nia Ramadhani itu.
Namun menurut Anindya, justru ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan kinerja untuk menjadi pemain di negara sendiri “Harus wujudkan masyarakat Indonesia berbasis pengetahuan. TI bisa menjadi sarana, enabler untuk pecahkan berbagai masalah di luar negeri maupun dalam negeri. Tidak ada alasan Indonesia tidak bisa memimpin di industri perangkat komputer. Harusnya dengan bantuan pemerintah bisa ciptakan economy of scale yang bisa bersaing. Kita sudah punya industri domestik yang kuat,” urainya. “Sudah waktunya Indonesia memimpin di percaturan dunia,” tegasnya lagi.
“ Komputer Indonesia tidak berkembang tanpa infrastruktur. Tanpa infrastruktur pendukung, penjualan komputer tidak akan maju,”cetus Syahfirie Manaf dari Bank Dunia. Ia merujuk pada prediksi data belanja TI tahun ini yang bernilai total US$ 8,1 miliar, yang naik 7,43% dibandingkaan tahun 2009.
“Pertumbuhan 7,43% kurang bagus untuk industri komputer di Indonesia,” katanya membandingkannya dengan tingkat inflasi 6%. “Harus mendorong pemerintah untuk percaya pada produk-produk Indonesia,” pesannya. Syahfirie tidak menyarankan pengusaha maupun pemerintah daerah untuk mengandalkan pinjaman dari Bank Dunia untuk urusan ICT (information communication technology). Sebab, “program yang berhubungan dengan TI secara utuh tidak ada. Program World Bank anggap ICT tidak termasuk karena bisa ditangani oleh pemerintah sendiri,” terangnya.
“Jangan terlalu produk luar negeri minded,” kata Timothy. “Bikinlah merek sendiri, jangan merakit komputer tanpa merek,” ajaknya kepada semua pengusaha komputer di tanah air.
Jadi, mari kita tunggu kehadiran PC-PC lokal yang bisa membuat kita bangga dan makin bangga.


read more...

Salah Kaprah Obat Generik

Wajah Eko (33) tampak muram siang itu. Sorot matanya yang kosong menatap sebuah poster yang menempel di dinding apotik sebuah rumah sakit swasta di kawasan Jakarta Selatan. 

Eko  kebingungan karena harus menebus obat senilai ratusan ribu rupiah untuk menyembuhkan sakit herpes yang dideritanya. Ayah dua anak itu tak menyangka kalau harga obat yang harus ditebusnya di apotik bisa semahal itu.

Usut punya usut, dokter ternyata meresepkan obat paten untuk penyakitnya. Eko tidak paham kalau ia sebenarnya dapat meminta dokter atau apoteker untuk mengganti resepnya dengan obat generik tanpa merek yang harganya relatif jauh lebih terjangkau. 

"Saya kira resep dokter tak bisa diutak-atik lagi alias harga mati buat kesembuhan penyakit saya," ungkap karyawan swasta di kawasan Palmerah itu.

Jika faktor biaya menjadi pertimbangan utama Eko, tidak demikian halnya dengan pasien lain bernama Angga (34).  Ia mengaku tak keberatan dengan keputusan dokter meresepkan obat paten demi khasiat "ces pleng" yang selama ini diyakininya. Kalau pun harus memilih, Angga mengaku tetap menolak diberikan resep obat generik karena khawatir sakitnya akan lebih lama.

"Saya agak ragu dengan obat generik karena sembuhnya suka lama. Walau harus keluar kocek lebih mahal, obat paten memberi saya jaminan cepat sembuh," ujar lelaki yang berprofesi sebagai wartawan ini.

Potret masyarakat tentang penggunaan obat di atas adalah bukti masih terjadinya distorsi informasi tentang obat generik dan obat paten (originator) di masyarakat. Akibat mitos yang kadung melekat, masyarakat kurang yakin dengan obat generik karena harganya yang murah, tak bergengsi serta diragukan khasiat dan kemanfaatannya. Di lain pihak, tak sedikit masyarakat yang kesulitan membeli obat karena harganya sangat mahal.

Menurut guru besar Farmakologi Universitas Indonesia, Prof Arini Setiawati, PhD, distorsi ini sebenarnya tidak perlu terjadi bila masyarakat benar-benar memahami benar informasi tentang obat generik dan obat originator.

Arini menjelaskan, obat generik tak perlu diragukan khasiatnya karena secara teori memiliki persamaan dengan obat originator dalam hal zat aktif, dosis, indikasi dan bentuk sediaan.

"Obat generik adalah obat yang mengcopy obat originator dan diberi nama generik.  Dengan begitu, obat ini memberikan efikasi dan keamanan yang sama," ujarnya pada media forum yang diselenggarakan Sanofi-Aventis di Jakarta akhir Maret lalu.

Obat generik, lanjut Arini, harganya memang lebih murah ketimbang obat paten. Tetapi, bukan dikarenakan mutu atau efikasinya rendah. Obat generik tak memerlukan biaya riset dan pengembangan yang mahal seperti halnya obat originator atau paten. 

"Yang diperlukan hanyalah riset untuk membuat formulasi agar dapat setara dengan obat originator sehingga dapat dijual dengan harga murah," ujar anggota tetap Komisi Nasional Penilai Efikasi dan Keamanan Obat Jadi/Obat Modern di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ini.

Obat paten, terang Arini, sangat wajar bila harganya mahal karena biaya yang dibutuhkan untuk risetnya mencapai  900 juta dollar (hampir Rp 900 miliar) hingga 1,8 juta miliar dollar AS.  Selain itu, ekslusivitas obat paten ini terbilang relatif singkat.  Walaupun diberikan perlidungan paten bekisar antara 17 hingga 20 tahun, tapi kesempatan untuk dipasarkan sebagai obat paten sekitar lima tahun saja.  

"Oleh sebab itu harganya mahal karena  harus menutup biaya pengembangan tersebut dalam waktu yang relatif singkat," ujarnya.

Arini menambahkan, masyarakat Indonesia sudah saatnya mengubah pola pikir tentang obat generik dan paten.  Pasalnya, di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, masyarakat sudah semakin terbiasa menggunakan obat generik.

Buktinya, peresepan obat generik terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Data IMS Health National Prescription Audit (NPA) menyebutkan, peresepan obat generik di AS yang hanya 19 persen pada tahun 1984 telah meningkat pesat pada 2007 menjadi 67 persen.

Salah kaprah
Obat generik, lanjut Arini, saat ini dipasarkan di Indonesia dalam dua jenis yakni dengan menggunakan nama generiknya dan memakai merek dagang. Salah satu jenis yang dijual dengan nama generiknya adalah obat generik berlogo (OGB) yang merupakan program pemerintah. OGB dapat dikenali dengan logo lingkaran hijau bergaris-garis putih dengan tulisan "Generik" di tengah lingkaran.

Sementara itu satu jenis lainnya yakni obat generik bermerek justru tidak diperlakukan sebagai obat generik.  Dengan kemasan lebih menarik memakai nama dagang tanpa mencantumkan logo, harga obat bermerek ini jauh lebih mahal dibanding obat generik tanpa merek, padahal kandungan zat aktifnya sama.

Alhasil, fenomena ini menjadikan obat generik bermerek seakan-akan 'diposisikan' sama seperti obat paten. Salah kaprah terhadap obat generik bermerek ini pun tidak terelakkan.

Diakui Ketua Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia (YPKKI), Marius Widjajarta, praktik salah kaprah obat generik menjadi masalah dalam pelayanan kesehatan di Indonesia. Betapa tidak, obat generik bermerek yang kandungannya tak jauh berbeda dengan obat tanpa merek dijual dengan harga tidak rasional.

"Bahkan ada yang bisa sampai 200 kali dari harga asli obat generik tanpa merek," ujar Marius.

Padahal, hampir 70 persen obat yang beredar di Indonesia saat ini adalah obat generik bermerek. Sedangkan sisanya adalah obat paten dan obat generik tanpa merek. Peredaran obat paten di Indonesia, kata Marius, tidak banyak yakni hanya sekitar 7 persen saja. Obat-obat paten ini contohnya adalah obat untuk HIV/AIDS, obat-obat kanker dan flu burung. 

"Yang lain itu paten-patenan. Yang lebih kejam, tak sedikit oknum dokter yang meresepkan obat generik bermerek kepada pasien, tetapi menyebut obat tersebut sebagai obat paten. Padahal jelas, itu melanggar etika profesi kedokteran," ujar Marius.

Benang kusut
Marius yang juga anggota Tim Rasionalisasi Harga Obat Generik Nasional di Kementerian Kesehatan menilai masalah obat generik adalah benang kusut yang tak pernah selesai dari tahun ke tahun.

Rumitnya masalah pengaturan obat generik di Indonesia adalah akibat ketidaktegasan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan, menegakkan kebijakan soal peredaran obat generik bermerek. Harga obat generik sebenarnya telah diatur melalui Keputusan Menteri Kesehatan, tetapi anehnya, peraturan ini hanya diterapkan pada obat generik tanpa merek saja.

"Di sinilah benang kusutnya, yang liar adalah obat generik bermerek, yang tak mau tunduk pada peraturan itu.  Pemerintah dalam hal ini Dirjen Bina Kefarmasian  tidak ada niatan untuk menetapkan harga obat generik bermerek," ujar Marius.

Kalaupun Menkes telah membuat peraturan baru yang mewajibkan seluruh dokter di layanan kesehatan pemerintah mewajibkan peresepan obat generik, peraturan itu diyakini Marius tidak akan berjalan efektif.  Peran apoteker sebagai profesi yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan di bidang kefarmasian pun belum bisa diharapkan.

Senada dengan Marius, Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Priyo Sidipratomo, manilai karut marutnya masalah obat generik lebih disebabkan karena lemahnya penegakkan peraturan tata niaga farmasi.

Sementara profesi dokter pun tak bisa sepenuhnya disalahkan karena mereka kerap mengalami masalah dan keterbatasan di lapangan. Masalah peresepan obat generik, kata Priyo, biasanya muncul ketika dokter dihadapkan pada kendala kekosongan stok obat. Karena obat generik tanpa merek langka, dokter akhirnya beralih pada obat generik bermerek atau obat paten.

Namun Priyo pun tak mengelak bila ada segelintir oknum dokter yang bertindak melawan etika profesi. "Dokter-dokter yang disponsori itu  jelas tidak etis, berlawanan dengan etika. Namun itu hanya terjadi di kota-kota besar, di kota kecil sangat jarang," ungkapnya

Salah satu solusi yang dapat mengatasi masalah ini, lanjut Priyo, adalah penerapan sistem asuransi kesehatan secara universal sebagai jalan keluar mengatasi pembiayaan kesehatan di Indonesia.

"Dalam dunia kedokteran, itu tidak bisa dibersihkan 100 persen, kecuali dengan asuransi kesehatan. Dokter yang baik hanya akan lahir dalam sistem pelayanan  kesehatan yang baik. Jadi intinya harus ada sistem yang baik," terangnya.

Hak pasienDemi kemaslahatan, Priyo tak lupa pun berpesan agar pasien selalu membiasakan diri meminta resep obat generik setiap kali datang berobat ke dokter. "Sampaikan saja, karena ini adalah hak setiap pasien," ujarnya.

Ia pun meyakinkan bahwa di mata para dokter, citra obat generik sebenarnya tidak pernah luntur. "Pandangan para dokter tentang obat generik sejauh ini bagus. Tidak ada masalah dari sisi efikasi dan khasiatnya. Bahkan di semua institusi milik pemerintah, para dokter sudah diwajibkan meresepkan obat generik,"  ujar Priyo.


sumbernya
read more...

Atasi Rekan Kerja yang Menyebalkan

MENDAPAT rekan kerja yang tidak sesuai harapan memang tidak menyenangkan. Namun, karena Anda dan dia harus tetap bekerja sama, maka Anda harus mencari solusi agar tidak makan hati dan tetap dapat bekerja dengan baik. 

Banyak hal yang bisa membuat Anda berpikir kalau rekan Anda dalam bekerja tidak menyenangkan. Bisa karena perilakunya atau karena cara kerjanya yang Anda anggap tidak baik.

Entah apakah ia berada dalam satu tim dengan Anda atau hanya berada dalam departemen yang sama, Anda harus tetap menjaga hubungan baik dengannya. Tak hanya karena pekerjaan tapi juga demi nama baik Anda di mata orang-orang sekantor.

Seperti apakah tipe rekan kerja menyebalkan yang ada di kantor Anda? Apapun itu, semua pasti bisa ditangani dengan strategi yang baik, seperti berikut ini. 

Tukang ngoceh 

Sekilas, tipe rekan kerja seperti ini adalah teman yang menyenangkan. Dia ramah, mudah bergaul, dan senang bercerita. Sayangnya, kegemarannya bercerita tentang dirinya atau apapun yang ada di pikirannya selalu mengganggu konsentrasi rekan kerja lain yang sedang bekerja.

Cara mengatasinya, sebaiknya bicara padanya, bahwa Anda mengalami kesulitan berkonsentrasi jika harus bekerja sambil mendengarkan ceritanya. Katakan padanya, Anda akan mendengarkan ceritanya lebih lanjut jika pekerjaan Anda sudah selesai.

Jika Anda memang senang berteman dan mendengarkan ceritanya, coba juga meluangkan waktu dengannya saat makan siang atau akhir pekan. 

Tukang gosip 

Tukang gosip selalu tahu berita apapun di lingkungan kerja dan dia pasti akan menyebarkannya ke semua orang. Pertanyaannya, apakah Anda harus mendengarkannya atau tidak?

”Saran saya, dengarkan saja kabar darinya karena dari ceritanya Anda bisa mendapatkan beritaberita terbaru tentang lingkungan kerja. Yang penting ialah, Anda harus pandai-pandai menganalisa gosip yang diceritakannya,” jelas konsultan karir Dawn Rosenberg Mc- Kay, seperti dikutip dari about.com.

Menurut Dawn, cerita dari penggosip, tentunya ada yang benar dan ada yang tidak. Karena itulah, tetap kritis terhadap gosip yang diceritakan. Dengarkan saja baik-baik gosip tersebut, tapi Anda jangan tergoda untuk ikut bergosip dengannya.

Jika dia memancing respons Anda dengan bertanya, misalnya soal gosip tentang seorang rekan kerja, katakan saja bahwa Anda tidak memahami permasalahan yang ada, sehingga anda enggan berkomentar lebih jauh. Atau katakan kalimat-kalimat diplomatis lainnya.

Tukang mengeluh 

Rasanya, tak ada yang bisa membuat si tukang mengeluh bahagia. Anda akan selalu menemukan dia tengah mengeluh tentang kesehatannya, keluarganya, pekerjaannya, perusahaan, atau tentang atasannya.

Mungkin saja ada keluhannya yang benar, tapi jika terus-menerus mendengar keluhannya tentu akan membuat Anda ikut-ikutan stres. Apa yang harus Anda lakukan jika ia mulai mengeluh?

”Jika Anda memberinya saran, sepertinya hal tersebut tak akan banyak membantu karena para pengeluh biasanya tidak mencari solusi melainkan hanya ingin menumpahkan kekesalannya,” tegas Dawn.

Jadi, menurut Dawn, jika melihatnya mengeluh, langsung saja ganti topik pembicaraan. Jika Anda melakukan ini terus-menerus, tentu dia akan paham dan menangkap maksud tersembunyi dari sikap anda itu. 

Tukang mengoper pekerjaan 

Ini adalah tipe rekan kerja yang senang mengalihkan pekerjaannya kepada orang lain, padahal ia tidak punya kewenangan untuk melakukan hal tersebut terhadap Anda atau rekan kerja yang lain.

Biasanya, mereka melakukan ini karena tak sanggup atau malah tidak mau mengerjakan semua pekerjaan yang diberikan padanya.

Jika Anda memang punya waktu dan ingin melakukannya, maka bantulah ia dengan sewajarnya. Namun, jika Anda tak punya waktu dan sudah sibuk dengan pekerjaannya Anda sendiri, maka tak ada salahnya jika Anda menolak permintaannya. 

Tukang klaim keberhasilan 

Rekan kerja seperti inilah yang paling menyebalkan. Ia tidak pernah mengakui bahwa proyek yang berhasil dikerjakan dan dipuji atasan adalah hasil kerja tim, bukan hanya hasil kerja satu orang saja.

Jika dia baru melakukannya sekali, anggap saja hal tersebut sebagai sebuah kekhilafan. Tapi katakan padanya, bahwa lain kali ia juga harus menyebut orang-orang yang membantunya dalam proyek tersebut.

Jika dia tetap mengklaim prestasi kerja sebagai hasil kerjanya sendiri, katakan saja pada orang-orang bahwa proyek tersebut adalah hasil kerja bersama. Setelah itu, jika diajak kerja sama lagi olehnya, sudah sepatutnya Anda menolak ajakan itu, kecuali jika yang meminta adalah atasan Anda.

Bagaimana jika segala strategi tersebut tidak berhasil? Konsultan karir Alison Doyle, menyarankan untuk mulai berpikir mencari pekerjaan baru.

”Jika Anda merasa bahwa pekerjaannya Anda menjadi terasa sulit daripada menyenangkan, mungkin memang saatnya mulai berpikir untuk pindah kerja,” urai Alison.

Jika mencari pekerjaan adalah jalan terbaik,Alison menyarankan untuk mulai memperluas jaringan kerja dan mulai mencari lowongan kerja baru.

Langkah ini adalah langkah pertama yang realistis karena dengan memperluas jaringan, secara otomatis pintu untuk mendapatkan informasi tentang pekerjaan baru bisa terbuka lebar.

”Atau kalau tidak, mencari pekerjaan dengan cara klasik yaitu di website karir atau di surat kabar. Namun yang pasti, Anda juga harus menyiapkan keahlian dan keterampilan yang jauh lebih baik sebagai modal untuk melamar kerja di tempat yang baru,” tegas Alison.
 
sumbernya 
read more...

Jangan Anggap Enteng Batuk

BATUK sepertinya terlihat sepele dan umum terjadi. Namun, jangan abaikan ketika batuk tak kunjung reda. Sebab, batuk bisa menjadi pertanda adanya penyakit berbahaya.

Sungguh menyiksa memang jika batuk sudah menyerang. Batuk yang tak kunjung reda kerap mengganggu aktivitas sehari-hari. Makan, minum, bekerja, bahkan beristirahat pun tidak akan tenang. Segala kegiatan seperti berhenti sejenak jikalau batuk datang. Tidak hanya pada orang dewasa, batuk pada anak juga sering kali menyebabkan seisi rumah panik. Orangtua pasti langsung berusaha mencari obat untuk menyembuhkan batuk si buah hati. Padahal, sesungguhnya batuk bukanlah suatu penyakit, tetapi mekanisme perlindungan tubuh, khususnya saluran pernapasan untuk membersihkan jalan napas dari benda asing yang masuk.

Udara yang keluar dari paru-paru akibat batuk akan membuat segala sesuatu yang menghambat di saluran napas terbuang keluar, terutama benda asing, cairan atau lendir, sehingga saluran napas menjadi bersih. Karenanya, terkadang batuk justru diperlukan untuk membuang semua yang menghambat di saluran napas.

”Batuk adalah tindakan refleks yang dimulai oleh stimulasi saraf sensoris pada lapisan saluran pernapasan, sebuah tabung yang kami gunakan untuk bernapas,” kata Dr John ET Pillinger MB ChC DRCOG, pakar kesehatan pernapasan dari Christchurch, Dorset, Inggris seperti dikutip dari laman NetDoctor.com.

Ketika orang batuk, dia menyebutkan, terjadi sesak napas dan laring (kotak suara) menutup sesaat. Otot-otot dada perut yang digunakan untuk bernapas berkontraksi. Karena itu pada akhirnya akan meningkatkan tekanan yang dibutuhkan untuk mengeluarkan udara di paru-paru ketika laring kembali terbuka.

Pillinger menjelaskan, tekanan yang dihasilkan dari keluarnya udara keluar dengan kecepatan tinggi tersebut menyikat dan membersihkan jalan napas dari debu, kotoran, atau cairan yang berlebihan. Batuk merupakan gejala umum ketika saluran udara menjadi ”ketat”, seperti pada penyakit asma.

”Refleks batuk merupakan bagian penting dari mekanisme pertahanan tubuh. Biasanya, paru-paru dan saluran pernapasan selalu steril. Karena itu, jika debu atau kotoran masuk ke dalam paru-paru, mereka bisa menjadi tempat berkembang biak bakteri dan menyebabkan pneumonia atau infeksi pada saluran pernapasan,” sebutnya.

Meskipun batuk biasanya terjadi akibat rangsangan di saluran napas, banyak pula jenis batuk yang disebabkan adanya kelainan dalam tubuh, khususnya batuk yang sangat sering dan durasinya lama. Berdasarkan durasinya, batuk dapat bersifat akut, subakut, dan kronik. Batuk yang terjadi kurang dari tiga minggu disebut batuk akut. Penyebab batuk akut umumnya adalah iritasi, penyempitan saluran napas akut, dan infeksi virus atau bakteri.

Jika durasinya terjadi lebih dari 8 minggu, dikenal dengan batuk kronik. Batuk jenis ini dapat menimbulkan masalah dari yang ringan sampai yang berat. Batuk kronik bisa menimbulkan gangguan organik seperti otot-otot perut sakit, buang air kecil atau buang air besar (BAB) yang tidak terkontrol saat terbatuk, nyeri otot, robekan selaput paru, hingga fraktur iga. Batuk kronik dapat terjadi karena penyakit penyempitan kronik saluran napas, seperti asma, penyakit paru obstruksi kronik, bronkitis kronis, gangguan saluran napas atas, gangguan lambung, dan sebagainya.

Pada infeksi akut pernapasan karena virus sering kali diikuti dengan batuk lama (3-8 minggu) akibat kerusakan epitel saluran napas. Karena itu biasa disebut dengan istilah batuk subakut. Sementara, pada bayi, batuk bisa merupakan gejala alergi, baik alergi susu maupun debu, atau juga disebabkan infeksi virus dan adanya aliran balik isi lambung ke arah jalan napas (gastroesofageal reflux), terutama anak yang mempunyai masalah pencernaan.

Pada balita yang paling sering adalah batuk karena alergi yang menyangkut alat pernapasan atas, yakni hidung, telinga, dan tenggorokan. Contohnya sinusitis dan asma. Untuk mengatasi batuk, Pillinger mengatakan, sebaiknya pengobatan diberikan berdasarkan penyebabnya.

”Anda harus berkonsultasi dengan dokter jika ada gejala penyakit yang menyertai batuk sehingga kemungkinan penyebab dapat diselidiki dan diobati jika diperlukan,” ujarnya.

Misalnya orang yang batuk karena terangsang saluran napasnya terhadap alergan sehingga asmanya kambuh dengan gejala batuk, maka pengobatan pertamanya adalah dengan menghindari alergan tersebut. Dokter juga nantinya akan menelusuri penyebab batuk lewat kelainan pada foto rontgen dada, warna dahak yang dikeluarkan ketika batuk, atau kebiasaan merokok pasien.

Jika kondisinya batuk pilek atau common cold yang tidak ada komplikasinya, pemberian obat batuk dapat membuat batuk cepat mereda dalam beberapa hari. Kandungan yang terdapat dalam obat batuk dibuat untuk mencegah komplikasi batuk, misalnya memberikan efek nyaman, meningkatkan daya tahan tubuh, dan meredakan gejala lainnya.

Beberapa zat yang biasanya terdapat dalam obat batuk di antaranya dekongestan untuk melegakan hidung tersumbat, analgestik untuk menghilangkan rasa sakit dan demam, antitiusif untuk meredakan batuk, serta antihistamin sebagai antialergi dan menghilangkan rasa gatal atau bersin. Namun, jika batuk berkelanjutan (lebih dari satu minggu), apalagi sampai memberat, dikhawatirkan sudah terjadi komplikasi sehingga perlu dirawat lebih lanjut.

Risiko komplikasi pada infeksi virus dapat meningkat pada orang dengan daya tahan tubuh rendah, pernah punya riwayat kronik sebelumnya, orang lanjut usia, dan anak balita. Selain memberikan obat, penderita batuk sebaiknya banyak beristirahat dan mengonsumsi makanan bergizi untuk memulihkan kondisi tubuh yangsedanglemah. Selain itu perbanyak asupan cairan untuk mencegah lapisan dalam tenggorokan agar tidak mengering serta membuat dahak lebih encer dan mudah dikeluarkan. Jauhi rokok dan asap rokok yang akan mengiritasi tenggorokan dan memperparah batuk.
 
sumbernya 
read more...

Posisi Ngeseks Ternikmat di Mobil

Posisi ngeseks ternikmat di mobil (Foto: Getty Images)


SAAT Anda memiliki waktu terbatas untuk mengeksplorasi seks dengan gaya, tempat, dan suasana berbeda, kini tiba waktunya mengajak pasangan melakukan quickie sex (seks kilat) di lokasi paling hot.

Quickie sex merupakan salah satu gaya bercinta terbaik jika Anda tak punya banyak waktu atau berada di lokasi yang tak memungkinkan untuk bercinta. Apalagi, jika Anda meinginginkan orgasme dan tak bisa lagi membendung hasrat itu.

Untuk Anda yang ingin meluapkan gairah seks dengan cara ini, namun bingung mencari tempat yang tepat, mobil bisa menjadi lokasi seks kilat paling panas.

Pasalnya, ngeseks kilat dalam mobil merupakan lokasi terbaik untuk Anda lakukan dengan pasangan. Bahkan, jika Anda memiliki waktu sedikit namun ingin menikmati sensasi menggoda, tak ada salahnya bercinta sambil berkendaraan.

Anda dapat melakukannya ketika pasangan mengajak makan malam di luar. Beri kejutan dengan ajang bercinta di dalam mobil. Sesampainya di restoran, minta izinlah pada pasangan untuk kembali ke mobil. Katakan padanya bahwa Anda akan mengambil sesuatu yang tertinggal, dan akan segera kembali. Setelah sampai mobil, Anda bisa mengirimkan SMS untuk meminta si dia menyusul ke mobil.

Saat si dia sampai ke mobil, Anda bisa langsung menarik tubuhnya dan menggoda si dia untuk membuat Mr P-nya "turn on". Namun agar aksi ini tidak menarik perhatian banyak orang, baiknya Anda mencari lokasi di daerah terpencil dari tempat parkir.

"Berhubungan seks di tempat umum adalah sesuatu yang menarik karena khawatir tertangkap," kata Sex Educator Sadie Allison, yang dinukil okezone dari Cosmopolitan, Kamis (29/4/2010).

Cobalah kursi belakang. Setelah itu, giring duduk di samping tubuh Anda, dengan gerakan menyendok pada tubuh pasangan, ia dapat menjuruskan Mr P-nya dari belakang. Sementara, posisi ini memaksa Anda untuk tetap dekat, menciptakan gesekan yang mengesankan.

Gaya bercinta lainnya yang dapat dilakukan adalah woman on top. Ajak si dia menikmati permainan dengan memberikan kesempatan terlebih dahulu memainkan permainan woman on top selama empat menit.

Sambil menikmati aksi pasangan, disini pria pun bisa melancarkan permainan kecil seperti memainkan puting payudara wanita. Dijamin cara ini akan membuat Anda berdua orgasme kilat.

Bagaimana, menarik bukan ?





sumbernya
read more...