Senin, 12 April 2010

Badai Matahari 2012, Puncak Aktivitas Pusat Tata Surya

 
JAKARTA - Puncak aktivitas matahari yang diperkirakan akan terjadi pada 2012, disebutkan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dapat menimbulkan badai matahari.

Profesor riset astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, memperkirakan puncak aktivitas pusat tata surya kita, yaitu matahari, akan terjadi antara tahun 2012 hingga 2013.

"Badai matahari merupakan dampak dari puncak aktivitas matahari. Dampak terburuk dari fenomena ini adalah terganggunya teknologi satelit, komunikasi, navigasi dan induksi trafo listrik," kata Thomas saat dihubungi okezone, Sabtu (6/3/2010).

Namun menurut Thomas hal itu sangat normal sebagai bagian dari siklus puncak aktivitas matahari yang terjadi setiap 11 tahun sekali. Meski perlu diwaspadai, badai itu tidak sampai menghancurkan bumi. Dampak badai matahari yang paling terasa adalah perubahan iklim yang ekstrem.

"Biasanya terjadi perubahan suhu ekstrem di bumi belahan utara. Di duga, perubahan cuaca yang ekstrem akhir-akhir ini merupakan dampak dari aktivitas minimum matahari yang diperkirakan berlangsung pada 2006 hingga 2007. Namun nyatanya aktivitas minimum ini terus berlanjut hingga 2009," terang Thomas.

Sebelumnya, Kepala Lapan Adi Sadewo Salatun juga pernah menyebutkan bahwa perkiraan akan datangnya kiamat pada 2012, faktanya merupakan fenomena alami berupa aktivitas maksimal matahari yang rutin terjadi secara berkala setiap 11 tahun sekali.

"Secara sederhana, para astronom menggambarkannya sebagai aktivitas kekuatan gravitasi matahari yang sangat kuat dan setiap 11 tahun sekali perilakunya meningkat. Saat tarik menarik gravitasi demikian kuat dan tidak tertahankan lagi, hal ini akan menyebabkan ledakan hidrogen," kata Adi beberapa waktu lalu.

Puncak aktivitas matahari melontarkan miliaran ton partikel, plasma berenergi tinggi, dan radiasi gelombang elektromagnetik. Lontaran partikel dan radiasi yang mengarah ke bumi akan mempengaruhi lapisan atmosfer, sistem teknologi, serta aktivitas manusia di antariksa dan bumi. 
http://techno.okezone.com/read/2010/03/06/56/309769/56/badai-matahari-2012-puncak-aktivitas-pusat-tata-surya 
read more...

8 Rahasia Seks Superhebat


LUPAKAN viagra, mainan seks, Kama Sutra, dan berbagai kunci seks hebat yang ada dalam pikiran Anda. Menurut penelitian terbaru yang dimuat Canadian Journal of Human Sexuality, hal paling esensial dalam kehidupan seks pasangan suami istri adalah hubungan emosional, komunikasi, dan fokus.

Hasil penemuan ini sepertinya menentang pandangan populer yang mengatakan bahwa tampilan hot dan penguasaan teknik di ranjang lebih penting dari apapun. Studi yang dilakukan pada pasangan menikah di atas usia 60 tahun ini juga menemukan bahwa seks terbaik disempurnakan dengan hubungan di antara pasangan yang menjadi lebih matang. Berikut delapan rahasia seks superhebat, seperti dilansir Times of India:

Fokus


Lebih dari faktor-faktor lainnya adalah kebutuhan bagi pasangan untuk sepenuhnya berada di momen percintaan, baik raga maupun jiwa, dan merasa benar-benar terkoneksi satu sama lain.

Kedalaman hubungan

Kedalaman hubungan sangat penting dalam percintaan. Pasangan menjadi satu dan sinkron sebagai energi positif selama momen-momen persetubuhan.

Intimasi dan erotisme

Dengan keintiman sebagai dasar hubungan, komponen keintiman menggiring pasangan pada seks optimal. Ini termasuk kepedulian, saling menghormati, kekaguman, dan penerimaan satu sama lain.

Komunikasi dan empati

Pencinta yang mewujudkan seks optimal dapat membaca respon tubuh pasangan dan benar-benar merasakannya. Mereka saling merasakan dan mendengarkan dengan jalan verbal dan non-verbal, memahami hal-hal kecil, dan sensitif terhadap segala hal.

Perasaan bebas

Perasaan berbagi dengan bebas dan percaya diri di hadapan pasangan juga tak kalang penting untuk hubungan seks lebih baik.

Kepasrahan

Pencinta memiliki kepasrahan untuk mengekspos diri mereka, untuk benar-benar bugil di hadapan pasangan. Dengan membiarkan tangan pasangan menjejaki tubuh, mereka memasrahkan setiap serangan pasangan, dan akhirnya menembus jiwa masing-masing.

Kebahagiaan dan penyembuhan

Seks optimal adalah sesuatu yang mulia, penuh penyaluran emosi positif, dan membahagiakan.

Eksplorasi

Seks adalah sebuah petualangan, dengan pencinta menjadi penjelajah sebagaimana pergumulan adalah bentuk penemuan. Hal tersebut dilengkapi dengan pelepasan humor dan tawa selama ajang foreplay.
(ftr)
read more...

Jika Anda Cemburu & Dicemburui Rekan Sekantor

 
RASA cemburu dalam dunia kerja bisa muncul tiba-tiba. Entah karena ada karyawan yang prestasi atau jabatannya cepat melaju, ada karyawan yang sering dipuji atasan, atau menjadi ”anak emas” bos. Rasa cemburu juga tak pandang bulu, entah itu karyawan senior, junior, atau cemburu antara atasan yang satu dengan atasan yang lain.

Jika rasa cemburu datang, setiap orang tak perlu menyangkalnya. Penulis Johanna Rothman justru menganjurkan agar rasa cemburu tersebut diakui dan segera berdamai dengannya.

"Jika Anda tidak mau mengakui kalau Anda cemburu, setidaknya Anda harus berdamai dengan rasa itu. Jika tidak, hubungan Anda dan rekan kerja akan memburuk," ujar Johanna Rothman, penulis buku ”Behind Closed Doors: Secrets of Great Management", seperti dikutip dari Yahoo! Hotjobs.

Karena itulah Rothman memberikan beberapa tip bagi orang yang cemburu atau dicemburui rekan kerjanya.


Jika Anda yang cemburu

1. Coba evaluasi diri

Lakukan evaluasi kerja Anda selama ini, apakah Anda sudah bekerja dengan baik dan maksimal. Apakah Anda layak cemburu pada rekan kerja yang mendapatkan promosi atau memang Anda yang belum layak mendapatkan promosi.

2. Bicara pada atasan

Bawa hasil evaluasi yang Anda atau perusahaan berikan, dan tunjukkan pada atasan. Tanyakan mengapa Anda tidak mendapatkan promosi tersebut. Pastikan bahwa tujuan Anda melakukan ini bukan untuk menantang melainkan memastikan bahwa lain kali Anda yang mendapatkan promosi tersebut. Pasalnya, sering kali bos tidak menyadari potensi yang Anda miliki.

3. Tingkatkan potensi diri

Tanyakan pada orang yang Anda cemburui bagaimana ia meningkatkan keterampilannya. Setelah itu, tingkatkan keterampilan Anda agar menyamai bahkan melebihi keterampilannya.


Jika Anda yang dicemburui

1. Jalin komunikasi

Cobalah mendekatkan diri dengan rekan kerja yang cemburu. "Sering kali kecemburuan muncul karena tidak adanya komunikasi antara yang cemburu dan dicemburui," ujar konsultan karier Tina Lewis Rowe. Karena itulah, bersikap baik dan menjalin hubungan akrab dengan rekan kerja yang lain, terutama yang cemburu, akan mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa cemburu. Jika hubungan sudah akrab dan menyenangkan, otomatis rasa cemburu akan segera hilang.

2. Tak perlu meminta maaf

Sangat manusiawi jika Anda merasa tak enak jika rekan kerja kecewa karena promosi diberikan kepada Anda. Tapi bukan berarti Anda harus meminta maaf kepadanya karena Anda yang mendapatkan promosi. "Jika Anda meminta maaf, itu malah akan menyakiti hatinya," tandas Lewis Rowe.

3. Munculkan kekuatan tim

Jika promosi Anda menimbulkan beberapa gejolak, Anda tak perlu pusing. Lebih baik Anda menganalisa tim Anda agar setiap orang yang tergabung didalamnya bisa memberikan yang terbaik yang dimilikinya. "Jadikan mereka semua bintang. Dengan begitu orang akan melihat bahwa Anda layak mendapatkan jabatan baru tersebut," ujar Lewis.
(Koran SI/Koran SI/tty)
read more...

Barah, Penyakit Kelamin Baru

 
Bagi yang gemar gonta-ganti pasangan, berhati-hatilah. Kini, penyakit kelamin bukan saja HIV AIDS atau raja singa. Menurut dr Abdullah Reza Sp.Kk, muncul penyakit kelamin baru yang berdampak pada kencing bernanah bercampur darah.

Barah merupakan sejenis penyakit kelamin baru dalam dunia medis. Menurut dr Abdullah, barah berawal dari hubungan seksual yang pelakunya sering gonta-ganti pasangan. “Hal tersebut mengakibatkan kadar mutasi meningkat,” ungkapnya, di Jakarta, belum lama ini.

Barah dapat menyerang pria dan wanita. Barah paru, condong terjangkit pada laki-laki. Sedangkan untuk perempuan, barah menyerang pada payudara. Penyakit barah, lanjut Abdullah, berbeda dengan penyakit raja singa. “Barah adalah proses pembelahan sel yang berlebihan. Sedangkan raja singa (sifilis) adalah penyakit yang disebabkan karena infeksi treponema palidum,” katanya.

Penyembuhan barah tergantung pada jenis barah, lokasi barah, derajat barah, dan penyebaran barah (metastasis). Pasalnya, penyembuhan barah memerlukan waktu yang lama. Merokok bagi penderita barah juga dapat mendorong laju barah lebih parah, sehingga tidak dapat disembuhkan.

Ada dua katagori untuk menyembuhkan barah, yaitu operasi dan medis. Operasi dilakukan pengangkatan barah secara lokal hingga jaringan atau kelenjar getah bening yang telah terbukti tersusupi sel barah. “Sedangkan pendekatan medis dapat dilakukan dengan pemberian obat-obat kemoterapi, atau pun pemberian radioterapi yang sekarang ini mulai berkembang di Indonesia,” tutur Abdullah.
http://lifestyle.okezone.com/read/2010/04/10/27/321224/barah-penyakit-kelamin-baru 
read more...

Mari Perangi HIV/AIDS

 
SEJAK penyakit HIV/AIDS muncul pada 1980-an, hampir 60 juta orang telah terinfeksi dan 25 juta orang di antaranya telah meninggal dunia.
Masalah krisis ekonomi dan kepedulian terhadap perubahan iklim ternyata banyak memengaruhi perlawanan terhadap virus HIV/AIDS dan mengurangi “mimpi buruk dunia” lebih jauh. Penurunan ekonomi global diketahui telah membawa ketimpangan yang lebih besar dan bisa meningkatkan kerentanan terhadap pemicu epidemi.

Direktur Eksekutif Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk HIV/AIDS (UNAIDS) Michele Sidibe menyatakan, sekitar 33,4 juta orang di seluruh dunia telah terinfeksi virus HIV/AIDS. ”Ini bukan saatnya untuk berhenti (berperang). Jika kita berhenti membantu orang-orang yang sebagian besar berasal dari segmen masyarakat miskin–apa yang akan kita hadapi adalah mimpi buruk universal,” katanya seperti dikutip Reuters.

Sidibe sedang di Bangkok, Thailand, dalam rangka menghadiri pertemuan anggota parlemen dan pemangku kebijakan dari 150 negara untuk membahas pencabutan pelarangan perjalanan pada orang-orang yang terinfeksi HIV/AIDS, yang dinilai sudah “kuno” dan ”usang”.

Pelarangan ini diberlakukan di 52 negara, termasuk 15 negara di kawasan Asia Pasifik, seperti dilaporkan Australia Broadcasting Corporation.  Sidibe bersama anggota Inter-Parliamentary Union sangat menyayangkan pemberlakuan aturan tersebut.

Dia juga mengharapkan pemerintah setiap negara memiliki anggaran keuangan yang cukup sehingga tidak akan mengurangi biaya pengobatan dan pencegahan penderita HIV/AIDS.

Sidibe saat itu juga membalas kritik yang mengatakan lembaganya hanya fokus pada HIV/AIDS sehingga mengabaikan permasalahan penyakit fatal lainnya. Dia berdalih lembaganya ini bekerja untuk mengintegrasikan program untuk HIV/- AIDS dan TB, yang merupakan penyebab umum kematian pada pasien HIV.

Sejak virus HIV ditemukan pertama kali, telah terjadi kemajuan yang signifikan. Infeksi baru sampai saat ini telah turun hingga 17 persen dalam jangka waktu delapan tahun terakhir, lebih dari 4 juta orang kini sedang menerima perawatan yang diperlukan.

Sebuah laporan baru-baru ini oleh Global Fund, sebuah lembaga inisiatif multidonor yang memerangi HIV/AIDS, malaria, dan TB, menyebutkan bahwa penularan HIV dari ibu ke anak tidak akan terjadi lagi pada 2015. Namun, kata Sidibe, virus ini akan mencoba menyerang di populasi dan daerah baru.

Menurut data UNAIDS, setiap dua orang yang sedang menjalankan pengobatan, otomatis lima orang baru yang terinfeksi. Sidibe mengungkapkan, wilayah Afrika tetap menjadi daerah yang terburuk soalinfeksi penyakit ini. Namun, mulai tumbuh kekhawatiran tentang bagian-bagian lain di dunia yang mungkin saja terkena, khususnya Eropa Timur dan Asia Tengah.

“Sekitar 70 persen dari infeksi baru yang terjadi di daerah-daerah adalah pengguna narkoba yang tidak memiliki akses ke layanan kesehatan karena mereka dianggap penjahat,” tutur Sidibe.

Di Afrika, 40 persen dari semua penderita infeksi HIV baru terjadi pada orang yang telah menikah atau hidup dalam hubungan yang stabil.

Sidibe menegaskan, dari semua alat pencegahan infeksi, seperti kondom atau sunat, harus digunakan dan didukung oleh para pengusaha dan perusahaan farmasi besar. “Ini penting. Kita perlu menegosiasikan kembali agar dapat merangkul perusahaan farmasi untuk terlibat dalam proses ini dan membantu mendapatkan sampel obat dan perawatan dengan kualitas nomor satu,” imbuhnya.

Sementara di Indonesia, Komisi Penanggulangan AIDS Nasional mencatat terdapat hampir 300.000 orang yang menderita HIV/AIDS di Tanah Air. Sekitar 75.000 di antaranya perempuan yang tertular dari pasangan mereka.

Sementara data Kementerian Kesehatan menyebutkan, hingga akhir 2009 tercatat 19.973 kasus AIDS di 32 provinsi di Indonesia. Dengan jumlah tertular HIV/AIDS sebanyak 298.000 orang.

Penularan kumulatif kasus AIDS tertinggi melalui heteroseksual (50,3 persen) diikuti penggunaan jarum suntik (40,2 persen) dan homoseksual (3,3 persen). Dengan data ini tidak heran, Indonesia disebut-sebut menjadi wilayah penularan HIV/AIDS tercepat di Asia.

”Dalam dua tahun terakhir masuk dalam area epidemis dengan perkembangan tercepat di Asia,” ujar UNAIDS Country Coordinator Nancy Fee saat peluncuran laporan Penularan HIV pada Hubungan Pasangan Intim di Asia di Jakarta, belum lama ini. Dia memaparkan, Indonesia juga masuk dalam masa transisi pola penularan HIV/AIDS. Semula melalui penggunaan jarum suntik, kini melalui hubungan seksual.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) Nafisiah Mboi Mengatakan, jumlah perempuan yang terinfeksi HIV/AIDS di Indonesia memang terus meningkat dengan cepat. Pada 2008 hanya terdapat sekitar 4.750 orang yang terinfeksi HIV/AIDS.

Hal ini, lanjut dia, kebanyakan dipicu oleh adanya hubungan seksual yang dilakukan pasangan mereka dengan pekerja seks komersial. Kondisi di Indonesia ini sama halnya dengan negara-negara di Asia lainnya.

Laporan dari UNAIDS menunjukkan, sekitar 50 juta perempuan Asia berisiko terinfeksi HIV/AIDS dari pasangan mereka. Sejumlah bukti dari negaranegara Asia menunjukkan bahwa perempuan-perempuan ini ber status menikah atau memiliki hubungan dengan laki-laki yang memiliki perilaku seksual berisiko tinggi. Menanggapi hal ini.

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Meneg PP & PA) Linda Amalia Sari Gumelar Menyatakan, HIV/AIDS sudah menjadi ancaman.

”Yang bisa dilakukan adalah meningkatkan pencegahan penularan HIV/AIDS” katanya. Lantaran data yang ada saat ini hanya sebagian kecil dari kasus HIV/AIDS yang terdapat di Indonesia, maka Linda mensinyalir ini bisa merupakan fenomena gunung es.
http://lifestyle.okezone.com/read/2010/04/12/27/321561/mari-perangi-hiv-aids 
read more...